Selasa, 28 Februari 2012

Sony Mobile Perkenalkan Fast Capture di Barcelona

Sony Mobile Perkenalkan Fast Capture di Barcelona
Zona Aneh - Sony Mobile Perkenalkan Fast Capture di Barcelona - Seorang pria berkebangsaan Jepang tiba-tiba mengambil ponsel dari sakunya secepat seorang koboi menarik pistol, lalu menekan satu tombol untuk mengambil gambar seorang pengunjung, yang kebetulan seorang gadis menarik.

Hal itu terjadi di booth Sony Mobile dalam Mobile World Congress (MWC) di Barcelona yang berlangsung 27-29 Februari 2012.

Laki-laki itu tak sedang mengincar sang gadis, namun rupanya sedang memberi demo fitur fast capture yakni bagaimana smartphone Xperia seri terbaru (Xperia NXT yang terdiri dari seri S, P, dan U) keluaran Sony bisa memotret dengan sekali pencet tombol, tanpa harus membuka kunci, masuk ke menu kamera, dan seterusnya. Selengkapnya lihat spesifikasi harga Sony Xperia S terbaru hanya di zonaaneh.blogspot.com

Fitur ini, menurut Sony, membuat seseorang tidak akan kehilangan momen untuk mengambil gambar. Karena meski ponsel berada dalam modus standby, hanya dibutuhkan waktu kurang dari dua detik dengan sekali tekan, untuk memotret suatu objek.

Fast capture adalah fitur yang dimiliki Xperia S, P, dan U. Namun di luar itu, masing-masing ponsel memiliki karakteristiknya sendiri.

Xperia S adalah produk high-end dari jajaran itu. Smartphone yang diperkenalkan pada Consumer Electronics Show di bulan Januari 2012 itu dilengkapi kamera 12-megapixel, layar 4,3 inci, HD video playback dan kemampuan merekam dalam resolusi 720p.

"Ini adalah smartphone yang memungkinkan Anda untuk merasakan semuanya dalam HD," kata Chief Marketing Officer Sony, Steve Walker.

"Dukungan Mobile BRAVIA Engine dan resolusi 342 pixel per inci membuat Anda dapat menangkap video full HD, dan juga menikmati percakapan video dalam HD melalui kamera depan," ia melanjutkan.

White Magic

Sedangkan Xperia P, yang diumumkan Minggu (26/2/2012) di Barcelona sedikit lebih kecil dari seri S.

Xperia P punya layar 4-inci yang dilengkapi teknologi "White Magic" sehingga layarnya masih tetap jelas terlihat walau diterpa cahaya silau.

Fitur White Magic menjadi favorit pendemo dalam MWC, karena pengunjung akan dengan mudah melihat perbedaan tampilan antara layar seri P dibanding yang lain saat terkena cahaya silau.

White Magic memiliki empat subpixel untuk setiap pixel, bukan tiga seperti umumnya pixel. Subpixel yang keempat adalah putih, dan inilah yang menjadikan warna putih di layar sangat terang.

Fitur itu sekaligus menghemat energi karena hanya perlu satu subpixel menyala untuk menghasilkan warna putih. Menurut Sony, layar Xperia P ini kecemerlangannya mencapai angka 900 candela.

Dalam demo, terlihat jelas perbedaan antara layar White Magic dengan layar tiga subpixel. Saat tertimpa sinar terang, gambar pada layar biasa akan sulit terlihat, sementara pada layar White Magic tampak jelas.

Mengapa layar ini tidak disertakan pada seri S? Menurut Calm MacDougall, head of Xperia marketing, teknologi White Magic hanya optimum pada layar dengan lebar maksimum 4 inci. Sedangkan layar Xperia S sedikit lebih besar.

Xperia P juga mempu menayangkan video dalam resolusi 720p seperti seri S serta dilengkapi dengan kamera 8 megapiksel.

Cincin berubah warna

Sementara Xperia U adalah yang terkecil ukurannya sekaligus paling terjangkau harganya dibanding kedua saudaranya. Ponsel ini memiliki layar 3,5 inci dan prosesor 1 gigahertz.

Hal yang menonjol dalam demo ponsel ini adalah cincin transparannya yang bisa berubah warna menyesuaikan warna dominan yang muncul di layar. Walau semua Xperia NXT memiliki cincin transparan, namun hanya seri U yang diberi kemampuan ini, sesuai dengan segmen anak muda.

Seperti produk Sony yang lainnya, nilai sebenarnya ponsel ini tidak terletak dari kehebatan spesifikasi, namun dalam menyediakan konten hiburan Sony.

Karenanya seri ini pun dioptimalkan untuk keperluan menonton film, mendengarkan musik, atau bermain game.

Tak heran bila Xperia U juga dilengkapi teknologi xLOUD dan surround sound 3D Sony, untuk menghasilkan suara yang renyah dan nyaring.

Ponsel-ponsel baru Sony ini hadir dengan sistem operasi Android 2.3 Gingerbread. Upgrade ke Android 4.0 Ice Cream Sandwich akan segera dilakukan pada kuartal kedua 2012.
sumber:internet

Tidak ada komentar:

Posting Komentar