Selasa, 13 Maret 2012

Anggaran Pakaian Dinas Staf DPR Mencapai Rp 2,1 M

Anggaran Pakaian Dinas Staf DPR Mencapai Rp 2,1 M - DPR oh DPR, para bapak dewan, anda dipilih rakyat dan untuk rakyat, seharusnya bukan menghambur - hamburkan uang rakyat. Sebelumnya kita patut mengucapkan Gila! Pimpinan DPR Habiskan Duit Rp 69 M Selama 2011 dan juga ada sekitar 10 Proyek Gak Penting yang Dilakukan Anggota DPR serta DPR Urusi Pakaian Seksi, semua hal diatas merupakan sisi lain kinerja DPR yang tidak merakyat. Bagaimana dengan korupsi di Indonesia?

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) mengungkap data di lingkungan DPR. Data terbaru itu menunjukkan anggaran untuk pengadaan pakaian dinas staf DPR di bawah Kesekjenan DPR tahun 2012 sebesar Rp 2,1 miliar. Wow!

"Pengadaan pakaian dinas pegawai dan petugas prokotol acara-acara kenegaraan dan output kegiatan ini adalah pakaian kerja seragam pegawai Setjen DPR RI, tenaga teknis, pegawai TV parlemen, pegawai protokol, jas untuk penerima satya lencana tahun anggaran 2012 sebesar Rp 2,1 miliar dan anggaran tahun 2011 sebesar Rp 486 juta," kata Kordinator Investigasi dan Advokasi Fitra, Uchok Sky Khadafi, kepada detikcom, Selasa (13/2/2012).

Sumber data seknas FITRA diolah dari dipa 2012 setjen berlabel 'rahasia'. Dalam data ini ada juga anggaran pengadaan seragam tenaga pembantu di DPR.

"Anggaran pengadaan toga/pakaian kerja/sopir/pesuruh/perawat/dokter/satpam/tenaga teknis dan output kegiatan ini adalah pakaian dinas satpam DPR RI, tahun 2012 sebesar Rp 809 juta dan pada tahun 2011 sebesar Rp 2 miliar," jelasnya.

Menurut Fitra, pengadaan pakaian ini betul-betul pemborosan anggaran negara. Setiap tahun, misalnya pegawai Setjen DPR dan pegawai protokol mendapat pakaian dari negara.

"Padahal, masih banyak rakyat kita yang tidak bisa membeli pakaian, atau ada juga rakyat memakai pakaian itu-itu saja, tidak pernah ganti. Padahal, pegawai Sekjen selalu dialokasi anggaran pakaian setiap tahun, dan ini namanya tidak adil dalam mengalokasi anggaran," kata Uchok.

Dia lantas mengkritisi sikap pimpinan DPR mengurusi rok mini di lingkungan DPR. Seharusnya yang diurusi oleh DPR, menurut Uchok, itu anggaran untuk rakyat yang selalu mini.

"Dengan hanya mengurusi rok mini saja memperlihatkan pimpinan DPR tidak berpihak kepada rakyat sendiri," tandasnya,
sumber:internet

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar