Senin, 05 Maret 2012

Sungguh Aneh, 5 Tahun Baru Menyadari Ada Peluru Di Kepala


Jika anda biasa mabuk minuman keras, mungkin berita ini bisa menjadi bahan perenungan. Seorang pria Polandia yang hidup bekerja di Jerman, tak menyadari jika selama lima tahun ini terdapat proyektil peluru di kepalanya.

eorang pria di Kota Herne, Jerman, baru sadar bahwa dalam lima tahun terakhir dia tetap dalam keadaan sehat. Padahal, selama waktu itu pula sebuah peluru bersarang di dalam kepalanya.

Pria yang tidak disebutkan namanya itu baru tahu setelah menjalani pemeriksaan rontgen. Foto sinar x itu menunjukkan sebuah peluru di bagian belakang atas kepala.

Menurut polisi setempat, Selasa, 24 Agustus 2010, peluru itu tipe kaliber .22. Pria berusia 35 tahun itu menduga dia kena tembak saat pesta mabuk-mabukan pada perayaan Malam Tahun Baru lima tahun lalu.

Ketika itu, dia hanya merasa mengalami benturan keras di belakang kepala, namun dia merasa tidak perlu ke dokter. Lima tahun kemudian, dia baru merasakan ada benjolan yang aneh di kepalanya sehingga dokter menyarankan dia menjalani tes rontgen.

Menurut dokter rumah sakit Herne, pria asal Polandia itu beruntung masih tetap hidup lantaran peluru yang bersarang di kepalanya tidak sampai menembus tengkorak. Penemuan peluru itu akhirnya juga menjadi urusan polisi.
Dugaan polisi adalah pria itu terkena peluru nyasar yang ditembakkan seseorang saat mereka sama-sama berpesta.

Lantaran mabuk, pria Polandia itu tak sadar jika pernah ditembak di bagian kepalanya. Polisi di kota Bochum, Jerman, mengatakan bahwa dokter menemukan peluru kaliber 0,22 di bagian belakang kepala setelah pria Polandia berusia 35 tahun itu pergi ke rumah sakit untuk menyingkirkan sesuatu yang dipikirnya kista.

Ketika disodori dengan proyektil peluru ukuran 5.6 mm, pria Polandia itu mencoba mengingat bahwa ia merasakan pukulan di kepala pada tengah malam di sebuah pesta tahun baru 2004 atau 2005. "Tapi pria itu sudah lupa tentang hal ini karena ia sangat mabuk," kata juru bicara polisi di Bochum.

"Dia mengatakan dia ingat pernah sakit kepala, tapi dia bukan tipe orang yang suka pergi ke dokter," lanjur jubir polisi.

Luka akibat tembakan itu memang sembuh tanpa diketahui ada peluru di dalam kepala. Hingga akhirnya, pria Polandia itu memutuskan untuk memeriksakan benjolan yang muncul di bagian belakang kepalanya.

Polisi mengatakan, mereka tidak menganggap insiden itu mencurigakan, karena mungkin peluru itu telah bersarang di kepala si pria Polandia ketika seseorang menembakkan pistol di perayaan tahun baru tersebut. "Mungkin itu adalah peluru yang ditembakkan ke udara, yang masuk ke kepalanya saat turun," kata jubir polisi.

Pria Polandia yang kini menjadi warga di sebuah kota di Jerman bernama Herne ini diharapkan akan keluar dari rumah sakit pada pekan ini, setelah peluru itu diangkat pada Jumat pekan lalu.

Polisi tidak memperlakukan kasus ini sebagai kasus yang mencurigakan dengan anggapan bahwa peluru itu berasal dari seorang yang menembakkan salvo ke udara untuk merayakan acara pergantian tahun.

"Bisa jadi peluru itu ditembakkan ke udara, tetapi kemudian turun kembali dan bersarang di kepalanya," ujar seorang juru bicara kepolisian.

Warga Herne yang telah menetap di Jerman selama beberapa tahun ini rencananya diperkenankan keluar rumah sakit pekan ini setelah proyektil peluru itu dikeluarkan dari kepalanya pada Jumat pekan lalu. suaramedia.com


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar