Kamis, 19 April 2012

Ini Dia Alasan Mengapa Menikah Baik untuk Kesehatan


Banyak penelitian yang mengatakan bahwa menikah dapat memberikan efek baik bagi kesehatan seseorang. Mengapa bisa? Simak alasannya di sini.

"Orang yang sudah menikah cenderung lebih sehat, panjang umur dan memiliki kebahagiaan yang lebih banyak, dibandingkan dengan mereka yang belum menikah, ujar psikolog dari UCLA, Theodore Robles, PhD, seperti yang dikutip dari WebMD.

"Hubungan yang saling mendukung berhubungan dengan kesehatan yang baik. Tidak adanya dukungan bisa menjadi faktor yang berisiko terhadap kesehatan," jelas Janice Kiecolt-Glaser, PhD, Ketua Pengobatan dari Ohio State University S. Robert Davis.

Mengapa bisa begitu? Berikut ini alasan mengapa pernikahan bisa membuat kesehatan tubuh menjadi lebih baik.

1. Perilaku Lebih Baik
Menurut Christopher Fagundes, PhD, psikologi dan peneliti dari Ohio University, sikap yang mengundang risiko dan penyalahgunaan tanggung jawab cenderung menurun ketika seseorang menikah dan bahkan bisa hilang saat mereka hidup bersama.

2. Terhubung Secara Sosial
"Jika Anda menikah, maka idealnya itulah hubungan terdekat Anda. Ini artinya ada pasangan dan dukungan yang selalu bisa diandalkan kapan saja," kata Kiecolt-Glaser.

Di sisi lain, orang yang sendiri dan tidak bahagia dapat merasakan isolasi dalam kehidupan sosialnya. Hal tersebut dapat mengakibatkan depresi dan mengabaikan kesehatan seseorang, jelas Sudeepta Varma, MD, dari NYU Langone Medical Center.

3. Bantu Menjaga Kesehatan Fisik
Adanya pasangan dapat membantu seeorang memiliki dan menjaga kebiasaan sehat. "Pasangan anda adalah kekuatan besar yang berpengaruh dalam perilaku Anda sendiri. Anda memiliki seseorang yang dapat mengingatkan untuk tidak boleh makan itu, tidak boleh minum alkohol terlalu banyak, dan lainnya," tutur Robles.

Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang hidup dalam pernikahan bahagia akan lebih mungkin untuk mengikuti rekomendasi serta saran dari dokter. Menikah pun bisa meningkatkan harga diri, kepercayaan diri yang diimbangi dengan mengurangi kecemasan dan depresi. Akibatnya hormon kortisol (hormon stres) yang lebih rendah membuat orang terhindar dari penyakit jantung atau kardiovaskular lainnya.

sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar