Jumat, 13 April 2012

Menguak Misteri Jenis-jenis Orgasme

Sejumlah peneliti mencoba menguak misteri mengenai proses orgasme yang terjadi dalam tubuh wanita. Jika selama ini para pria meyakini orgasme hanya dapat terjadi jika adanya penetrasi, tidak demikian menurut para peneliti.

BAGI para pria, orgasme menjadi titik klimaks dalam hubungan seksual. Namun tak banyak pria yang tahu seperti apa orgasme dan bagaimana prosesnya di dalam tubuh.

Sejumlah peneliti mencoba menguak misteri mengenai proses orgasme yang terjadi dalam tubuh wanita. Jika selama ini para pria meyakini orgasme hanya dapat terjadi jika adanya penetrasi, tidak demikian menurut para peneliti.

Seperti dilansir LiveScience, Senin (9/4), ada dua jenis orgasme yang dibedakan dari lokasi rangsangan, yaitu clitoral orgasm yang terjadi akibat rangsangan di area klitoris, dan vaginal orgasm (VO), orgasme setelah penetrasi.


Teori ini diyakini oleh Emmanuele Jannini, professor endokrinologi dari University of Aquila, Italia. Menurut Jannini, klitoris berbeda dari organ vagina lainnya, rangsangan di area klitoris menghasilkan orgasme yang berbeda dari rangsangan di bagian dalam vagina.

“Kami memiliki banyak bukti mengenai perbedaan dua jenis orgasme, klitoral dan vaginal,” ungkap Jannini.

Tidak semua pakar kesehatan sepaham dengan teori Jannini. Ginekolog asal Perancis, Odile Buisson, bersikukuh bahwa klitoris juga bagian dari vagina sehingga tidak dapat dipisahkan. Seperti dilansir Huffington Post, Rabu (11/4), Buisson menyebutkan proses orgasme vagina sama dengan orgasme klitoris, hanya saja berbeda daerah rangsangannya.

Kedua teori ini diuji oleh Barry Komisaruk dari Rutgers University, AS, yang meneliti aktivitas otak wanita saat orgasme. Komisaruk mengamati respon otak manusia terhadap orgasme melalui mesin fMRI. Hasilnya, berbeda area rangsangan, berbeda pula area otak yang merespon rangsangan tersebut.

Hasil penelitian Komisaruk kemudian disusun dalam sebuah jurnal oleh Beverly Whipple, yang juga professor dari Rutgers University. Dalam jurnalnya, Whipple mencatat setiap wanita mengalami proses orgasme yang berbeda, namun semuanya berpusat di otak.

“Orgasme wanita berada di dalam otak. Rangsangannya menjalar ke seluruh bagian tubuh dan berasal dari bagian tubuh manapun, bahkan hanya dalam imajinasi,” papar Whipple.

(rere/gur)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar