Kamis, 03 Mei 2012

Gunung Berapi Super Ternyata Sangat Aktif

Gunung Berapi Super Ternyata Sangat Aktif
Erupsi gunung berapi super (supervolcano) merupakan ancaman bencana alam yang paling berbahaya bagi planet kita. Para ilmuwan kini percaya letusan gunung Yellowstone, Amerika Serikat, lebih aktif dari yang diperkirakan.

Dua juta tahun lalu, erupsi supervolcano membuat langit gelap dengan semburan debu dari selatan California ke Sungai Mississippi. Sebanyak 500 kubik mil abu dimuntahkan ke langit.

Letusan kedua terjadi sekitar 6.000 tahun kemudian. Para ahli kini yakin letusan Yellowstone lebih sering dibanding yang mereka duga. Studi yang didanai Yayasan Sains Nasional dipublikasi pada jurnal Quaternary Geochronology.

Peneliti Universitas Washington, Amerika Serikat, dan Pusat Penelitian Lingkungan Universitas Skotlandia mengatakan erupsi terbesar Yellowstone 2 juta tahun lalu berbeda dengan letusan 6.000 tahun setelahnya.

"Riset menemukan ledakan volkanik Yellowstone lebih sering dibanding perkiraan sebelumnya," ujar penulis hasil riset sekaligus peneliti Universitas Washington, Ben Ellis, seperti dikutip dari laman Dailymail.co.uk.

Erupsi supervolcano masuk kategori berbahaya karena dapat memicu perubahan iklim yang menginduksi Zaman Es dan hantaman lain.

Peristiwa semacam ini terjadi pada letusan Huckleberry Ridge yang 2.000 kali lebih besar dari erupsi Gunung St. Helens di Washington pada 1980.

Serupa serangan meteor, erupsi super ini mengakibatkan gangguan lingkungan terburuk bagi planet bumi.

Penemuan ini dapat memberikan gambaran perkiraan erupsi besar pada tahun mendatang. Sebelum para peneliti membagi satu erupsi menjadi dua, letusan Huckleberry Ridge menjadi terbesar keempat sepanjang masa.

sumber : teknologi.vivanews.com
Infoinfo unik Review Rating: 80 out of 100 based on31102 reviews.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar